Monday, 3 November 2014

Piutang Dagang, Piutang Usaha, Piutang Tak Tertagih

Posted by Unknown at 01:08 0 comments
A.    Piutang
Pengertian Piutang
Piutang atau Account Receivable adalah tuntutan (claims) terhadap pihak tertentu yang penyeleainnya diharapkan dalam bentuk kas selama kegiatan normal perusahaan.
Jenis-jenis piutang
1.      Piutang Dagang, yaitu tidak melibatkan bunga, meskipun bunga atau biaya jasa dapat saja ditambahkan bilamana pembayarannya tidak dilakukan dalam periode tertentu.
2.      Piutang Bukan Dagang, yaitu tagihan-tagihan yang timbul dari transaksi selain penjualan barang atau jasa
3.      Piutang Pendapatan, yaitu pendapatan yang sudah terjadi tetapi belum diterima (accrued receivable)
4.      Piutang Wesel, yaitu surat berharga yang berisi perintah dari si penarik (pembuat surat) kepada si wajib bayar (yang berutang)

Dokumen Yang Digunakan Dalam Pencatatan Piutang
1.      Faktur Penjualan
Dokumen ini dilampiri dengan surat muat (bill of loading) dan surat pesanan pengiriman sebagai dokumen pendukung untuk mencatat transaksi penjualan kredit.
2.      Bukti Kas Masuk
Dalam pencatatan piutang, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan berkurangnya piutang dari transaksi pelunasan piutang oleh debitur.
3.      Memo Kredit
Dokumen ini dikeluarkan oleh bagian order penjualan , dan jika dilampiri dengan laporan pengiriman barang yang dibuat oleh bagian penerimaan
4.      Bukti Memorial
Bukti memorial digunakan untuk mencatat penghapusan piutang dan retur penjualan

B.     Piutang Dagang

1.      Piutang Usaha(Account Receivable) berasal dari penjualan kredit jangka pendek dan biasanya dapat ditagih dalam waktu dalam waktu 30 sampai 60 hari
2.      Wesel Tagih (Notes Receivable) janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu dim as depan. Wesel tagih bisa bersifat jangka pendek ataupun jangka panjang


Ya namanya juga mahasiswa, wajar ya kalo masih ada salah-salah sedikit. Kalo ada kesalahan mohon di koreksi. Semoga bermanfaat guys!




Monday, 20 October 2014

Piutang

Posted by Unknown at 20:41 0 comments
A.    Pengertian Piutang
Piutang atau Account Receivable  adalah tuntutan (claims) terhadap pihak tertentu yang penyelesaiannya diharapkan dalam bentuk kas selama kegiatan normal perusahaan. Piutang juga dapat dikatakan klaim atas uang, barang, atau jasa terhadap pelanggan atau pihak lainnya.
-          Tunai         : disukai perusahaan
-          Kredit        : tidak disukai perusahaan
Piutang Tagihan
-          Kreditur  : Pemberi
-          Debitur        : Penerima
Jenis-jenis piutang
1.      Piutang Dagang
Yaitu transaksi yang timbul barang dan jasa
·         Piutang Usaha (Account Receivable)
Piutang usaha yang berasal dari penjualan kredit jangka pendek dan dapat ditagih dalam waktu 30 sampai 60 hari, bahkan biasanya dapat disesuaikan dengan tunjangan perusahaan.
·         Wesel Tagih (Notes Receivable)
Wesel tagih adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu di masa depan.
Berhubungan               : berbunga
Tidak berhubunga       : tidak berbunga
2.      Piutang Bukan Dagang
Ex : Dividen
3.      Piutang Pendapatan
Sudah terjadi tetapi belum di terima
Ex: Acrual Basis
B.     Akuntansi Piutang
Akuntansi Piutang terbagi menjadi 3, yaitu:
1.      Pengakuan Piutang
Masalah pengakuan piutang meliputi dua masalah pokok, yaitu:
·         Piutang diakui saat terjadi pemindahaan hak atau serah terima atas barang yang dijual antara pembeli dan penjual. Daat dikatakan juga seperti timbal balik.
·         Piutang diakui berdasarkan nilai tukar. Yaitu nilai yang akan dibayar oleh debitur pada saat yang telah ditentukan. Dalam masalah ini yang perlu diperhatikan adalah trade discount dan sale discount
2.      Penilaian Piutang
Piutang harus dicatat dan dilaporkan sebesar nilai kas (neto) yang bisa di realisasikan adalah jumlah piutang bruto setelah dikurangi dengan taksiran jumlah (nilai) piutang yang tidak dapat diterima atau tak tertagih. Akunnya yaitu kerugian piutang.

3.      Pengalihan Piutang (Penjualan, pengadaian, pengkreditan)
Perusahaan-perusahaan yang memiliki piutang dalam jumlah besar seringkali berusaha untuk mempercepat penerimaan kas dari piutangnya, dengan cara menjual atau mengalihkan piutang tersebut kepada perusahaan lain sehingga dapat segera memperoleh kas, dan dengan demikian memperpendek jarak siklus operasi dari kas ke kas.

C.    Piutang Yang Tak Tertagih
Piutang tak tertagih timbul karena adanya perusaahn mempunyai piutang namun bangkrut, maka menjadi tak tertagih. Perusahaan tak dapat membayar dikarenakan berbagai macam alas an, misalnya pailit/bangkrut, karakteristik pelanggan, dsb.
Metode untuk menangani masalah piutang yang tak tertagih, yaitu :
·         Metode Langsung
Metode yang menggunakan cara penghapusan langsung terhadap piutang yang benar-benar sudah diketahui tidak akan didapat dibayar.
·         Metode Tidak Langsung
Menggunakan cara penghapusan tidak langsung yaitu cara penyisihan dalam perhitungan piutang yang tidak dapat tertagih. Ada dua dasar perhitungan penyisihan piutang tertagih.
            Contoh kasus piutang yang tak tertagih:
Pihak kreditur memberikan piutang sebesar Rp 5.000.000 pada sebuah perusahaan, namun perusahaan yang dipinjamkan mengalami kebangkruan dan belum melunasi hutangnya.
Maka akunnya adalah:
·         Metode Langsung

Piutang tak tertagih                 Rp 5.000.000
                        Piutang                                                Rp 5.000.000

·         Metode Tidak Langsung

Kerugian Piutang Tak Tertagih                      Rp 5.000.000
            Piutang                                                            Rp 5.000.000

Cadangan Piutang Tak Tertagih                    Rp 5.000.000
Piutang                                                            Rp 5.000.000

Mengapa ada cadangan. Karena jika sewaktu-waktu perusahaan yang dipinjamkan mencoba mengembalikan utangnya, kreditur sudah mencatatnya dalam pembukuan.

Sebagai mahasiswa saya pasti punya salah, jika ada yang ingin di koreksi, monggo... kita saling share ya guys. Semoga bermanfaat :) 


Sunday, 12 October 2014

Pengawasan Terhadap Kas

Posted by Unknown at 23:21 0 comments
Postingan saya kali ini tidak jauh beda dengan postingan saya sebelumnya, masih tentang Pengawasan Penerimaan Kas dan Pengawasan Pengeluaran kas serta  tentang Acrual Basis dan Cash Basis.
Pengawasan Penerimaan Kas
Dalam perusahaan penerimaan uang kas berasal dari berbagai macam sumber. Sumber penerimaan uang kas yang lazimnya dari penjualan tunai untuk perusahaan dagang ataupun industri, penerimaan tunai untuk perusahaan jasa, pelunasan piutang, selain itu seperti hasil penjualan investasi-investasi atau aktiva tetap perusahaan, penerimaan pinjaman karena pinjaman yang diterima dari kreditur.
Dalam upaya melindungi kas dari penyalahgunaan, maka perusahaan patutlah mengawasi kas mulai dari saat penerimaannya hingga penyetorannyake bank.

Pengawasan Pengeluaran Kas

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tindakan pengamanan pengeluaran kas adalah:
1.    Untuk pembayaran-pembayaran dalam jurnal tertentu
2.    Pengeluaran-pengeluaran yang melalui kas kecil perlu diawasi dengan ketat
3.    Harus ada ketetapan siapa yang berhak menulis cek, siapa yang berhak menandatangani cek
4.    Perlu adanya pemeriksaan kas dalam waktu-waktu tertentu


Aspek-aspek pengendlian internal yang baik atas pengeluaran kas:
  1. Setiap pengeluaran dilakukan dengan cek, kecuali untuk pengeluaran-pengeluaran dalam jumlah kecil 
  2. Pengeluaran-pengeluaran besar harus diotorisasi oleh Dewan Komisasaris atau Dewan Direksi
  3. Karyawan yang menangani cek harus harus terpisah dengan yang mencatat pengeluaran kas
  4. Auditor Internal (jika ada)
  5. Adanya dokumen pendukung dan pencatatan
  6. Buku cek yang digunakan harus dalam pengawasan pejabat yang bukan menangani akuntansi



Cash Basis       : Pencatatannya harus sesuai dengan saat transaksi dimulai
Acrual Basis    : Pencatatannya sudah pasti, tetapi transaksi nya tidak terlihat

Contoh kasus:
Pada 1 Mei 2014 PT. ABC membayar sewa gedung sebesar Rp 10.000.000 untuk 2 bulan sewanya. Bgaimanakah pencatatan jurnalnya?

Cash Basis
Beban Sewa                Rp 10.000.000
            Kas                              Rp 10.000.000

Acrual Basis
Sewa Dibayar Dimuka            Rp 10.000.000
            Kas                                          Rp 10.000.000

Ya namanya juga mahasiswa, wajar ya kalo masih ada salah-salah sedikit. Kalo ada kesalahan mohon di koreksi. Semoga bermanfaat...

Sunday, 5 October 2014

Pengawasan Terhadap Kas

Posted by Unknown at 09:06 0 comments
Kas adalah sebuah aktiva yang diterima atau disimpan sebagai pemasukan atau pengeluaran uang secara tunai atau sesuatu yang dikatakan sebagai uang tunai.
1.      Komposisi kas
-          Uang kertas (1.000, 2.000, 5.000, 10.000, 20.000, 50.000, 100.000)
-          Uang logam (25, 50, 100, 500, 1000)
-          Cek yang belum disetorkan
-          Simpanan dalam bentuk giro
-          Rekening tabungan
-          Wesel bank
-          Kas kecil dll

2.      Pengendalian kas
Pengendalian kas ini dilakukan karena
a.       uang kas dapat berpindah tangan dengan mudah
b.      tidak ada identifikasi pemilik atau biodata pemilik
c.       kas adalah aktiva yang paling mungkin untuk diselewengkan dan disalahgunakan oleh para karyawan
d.      banyak transaksi yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi penerimaan dan pengeluaran kas

ada beberap hal yang perlu dilakukan dalam pengendalian kas, yaitu:

Pengendalian penerimaan kas yaitu prosedur yang perlu dirancang agar tidak dicatat maupun tidak menerima uang yang seharusnya kita terima atau keluarkan menjadi sekecil mungkin
hal-hal yang perlu diperhatikan

1. harus ada pemisah tugas
2. setiap penerimaan kas harus disetorkan kebank dan ada bukti
3. harus menggunakan penormran dokumen transaksi

Pengendalian pengeluaran kas hal yang diperhatikan
1. jika pengeluaran kas besar menggunakan cek
2. jika pengeluaran kas kecil maka menggunakan petty cash
3. harus ada bukti pengeluaran kas

Rekonsiliasi bank ini dilakukan karena
1. saldo pada kas bank dengan saldo pada perusahaan tidak sama
2. digunakan untuk mencocokan dana pada perusahaan dengan bank

Perencanaan arus kas
1. dilakukan menggunakan anggaran kas
2. sebagai alat pewngendalian anggaran perusahaan

3.      Dana kas kecil
Dana kas kecil adalah sejumlah dana yang berupa kas yang dipegang perusahaan dalam nominal tertentu,metode-metode yang digunakan:

*      metode dana tetap
Pembukuan kecil, rekening kas selalu tetap dalam pengeluaran kasnya memerlukan bukti

*      metode dana tidak tetap
pengisian dana selalu sama, pencatatannya menggunakan pengkreditan karena pengeluaran setiap periode tidak sama

4.      Rekonsiliasi bank
Rekonsiliasi bank adalah suatu prosedur pengendalian terhadap kas di bank dengan membandingkan catatan kas perusahaan secara periodik bank mengirimkan laporan berupa kas statement yang berisi semua transaksi penyetoran selama periode tertentu.
Tujuan Rekonsiliasi bank :
Menentukan saldo kas (bank) yang seharusnya di sajikan dalam laporan keuangan (neraca)
Mengamankan kekayaan perusahaan dan mendeteksi kemungkinan adanya penyelah gunaan kas di Bank
Pertanyaan:
Bagaimana cara untuk mengecek dan memperhitungkan untuk saldo kas perusahaan dan rekonsilasi :
a. Dapat dilihat dalam bentuk rekening koran dan perusahaan nasional
b. Saldo kas akhir menurut bank
c. Memperhitungkan saldo
d. penerimaan dan pengeluaran sama dengan perusahaan

Metode Pengakuan Kas
Metode Accrual Basic
Dalam akuntansi berbasis accrual, pendapatan diakui ketika penjualan terjadi dan pengeluaran (belanja) dikaui ketika barang atau jasa diterima.

Metode Cash Basic
Y€ang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar yang digunakan untuk pengakuan pendapatan, belanja, dan pembiayaan.



Basis Data

Posted by Unknown at 08:17 0 comments
Postingan saya kali ini tentang Basis Data atau Database. Minggu lalu saya dijelaskan tentang apa itu Basis Data, dan  ini adalah penalaran saya tentang Basis Data yang sudah di jelaskan.
Basis Data adalah sebuah kumpulan file-file yang didalamnya terdapat banyak sekali berbagai macam data. Agar terlihat rapih dan mudah di jangkau, beberapa pihak individu maupun non individu memanfaatkannya untuk menginformasikan sesuatu.
Contohnya adalah sebuah Universitas yang mempunyai gedung atau tempat pengajaran yang lebih dari satu daerah, mereka menggunakan Basis Data untuk berbagi informasi tentang data para mahasiswa,pengajar dan pihak lain yang terlibat dalam universitas tersebut.

Ada beberapa jenis (tipe) pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dapat
dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem :
Programmer aplikasi
Seseorang  yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language
(DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis pada bahasa
pemrograman induk (seperti pascal, cobol, dll)

Pemakai Mahir (Casual User)
Pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka
menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh
suatu DBMS


Demikian postingan saya kali ini guys, semoga bermanfaat untuk kalian yang membacanya. Sampai bertemu di postingan saya berikutnya guys…

Tuesday, 30 September 2014

Akuntansi Keuangan & Standar Akuntansi Keuangan

Posted by Unknown at 00:24 0 comments
Postingan saya kali ini adalah tentang pengertian akuntansi & ruang lingkup auntansi, karena materi pertama pada mata kuliah manajemen keuangan saya berhubungan dengan akuntansi keuangan dan & standar akuntansi keuangan maka saya akan memostingnya sebagai berikut


  A.    Pengertian Akuntansi


·         Menurut Horngern (2000), akuntansi di definisikan sebagai proses pencatatan, pengukuran & penyampaian informasi ekonomi agar dapat dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan/kebijaksanaan.
·         Menurut ALCPA (American Institute of Certified Public Accountant), akuntansi adalah seni pencatatan, penggologan dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dalam ukuran moneter, transaksi, dan kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya.
·         Menurut Kep. Men. Keu. RI (NO. 476 KMK. 011991), akuntansi adalah suatu proses pengumpulan, pencatatan, penganalisaan, peringkasaan, pengklasifikasian dan pelaporan transaksi keuangan dari suatu kesatuan ekonomi untuk menyediakan informasi keuangan bagi para pemakai laporan yang berguna untuk pengambilan keputusan.


    B.     Ruang Lingkup Akuntansi

·         Akuntansi Keuangan
Berhubungan dengan masalah pencatatan transaksi

·         Akuntansi Biaya
Menekankan pada penentuan dan pengendalian biaya

·         Akuntansi Manajemen
Menggunakan biaya histori taksiran

·         Akuntansi Perpajakan
Menekankan pada penyusunan laporan keuangan

·         System Akuntansi
Menyangkut masalah perancangan, prosedur, metode dan teknik

·         Akuntansi Pemerintahan
Menekankan pada pencatatan dan pelaporan akuntansi


          C. Pihak yang berkepentingan terhadap informasi akuntansi perusahaan

      




Semoga postingan saya kali ini dapat menambah pengetahuan kalian, bahkan bisa membantu menyelesaikan tugas kalian sekalipun. Terimakasih...








Sunday, 30 March 2014

Fenomena Sumpah Pemuda (Softskil-Pend. Kewarganegaraan)

Posted by Unknown at 04:47 0 comments


Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

            Sumpah pemuda kini menjadi suatu ironi di Indonesia. Poin-poin yang disematkan pada tanggal 28 Oktober delapan puluh empat tahun yang lalu kian memudar dalam diri pemuda Indonesia. Sikap hedonis, skeptis, hingga apatis telah menjadi momok bagi sikap nasionalis dan kritis yang harusnya dimiliki oleh sosok pemuda.
            Hal ini salah satunya disebabkan oleh perkembangan teknologi dan era globalisasi yang merupakan suatu yang tak bisa disingkirkan dari kehidupan pemuda sekarang. Pola hidup yang serba instan dan masuknya budaya-budaya asing menjadikan banyak pemuda salah tafsir tentang apa yang seharusnya mereka lakukan menghadapi hidup. Bukannya menghadang hal-hal negatif yang ditimbulkan hal tersebut, tapi mayoritas malah mengambilnya sebagai acuan tindakan dan perilaku mereka.
            Apakah hal ini yang diinginkan dari sumpah pemuda? Sudah tentu tidak! Apabila kita kaji dari sisi sumpah yang pernah diikrarkan oleh para tokoh pemuda dahulu, sumpah itu merupakan tekad mereka untuk membangun Indonesia lebih baik, mengangkat harkat dan martabat hidup orang pribumi, sebagai bukti pergerakan para pemuda membela bangsa. Terlebihnya lagi, saat itu status Indonesia masih merupakan daerah jajahan kaum kolonial.
Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, sudah seharusnya kita mengevaluasi bagaimana perkembangan semangat Sumpah Pemuda yang diwarisi oleh para pendahulu.Pertama, bagaimana rasa cinta tanah air kita? Berkaca pada fenomena-fenomena yang marak terjadi sekarang, korupsi yang merajalela, para pemimpin yang hanya memikirkan keuntungan pribadi, hingga rakyat yang bersikap apatis terhadap kebijakan pemerintah, apakah ini bentuk cinta tanah air? Pastinya tidak. Apabila kita sebagai pemuda tidak merasagregetan untuk mengubahnya, bisa jadi semangat sumpah pemuda di dalam diri kita perlu dipertanyakan.

Fenomena Pemuda Saat Ini
Terkadang kita dibuat sedih dengan kenyataan para pemuda Indonesia saat ini. Semangat mengisi kemerdekaan mereka sangat kecil, kadang malah merusak. Hanya karena sedikit salah paham, para pemuda sekarang bisa tawuran. Tawuran antarpemuda tidak mengenal lokasi dan tingkat kedewasaan. Pemuda desa yang satu rusuh dengan pemuda kampung yang lain. Ada juga tawuran antar sekolah dan antar universitas. 
Masalah beberapa pemuda masa kini, bukan hanya emosi yang tak terkendali. Mereka juga bermental egois dan asyik dengan diri sendiri tanpa peduli dengan lingkungan. Mereka menjerumuskan diri ke dalam narkoba, hura-hura, dan pesta-pora, dan lebih asik menjerumuskan diri kedalam hal-hal yang bersifat negatif. Contohnya penyeriman air keras terhapad pengguna metromini akhir akhir ini, tawuran antra jurusan karena hal sepele dan banyak lagi.
Untungnya, tidak semua pemuda zaman sekarang seperti mereka, yang menghancurkan diri dan bangsanya. Masih banyak generasi penerus bangsa yang masih peduli dengan lingkungan dan menjunjung tinggi semangat Sumpah Pemuda.
Sangatlah diharapkan apabila semua pemuda Indonesia masa kini memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, dan kesadaran diri untuk menjadi manusia-manusia penerus bangsa yang menjunjung tinggi harkat diri dan bangsanya.
Contohnya Evan Dimas Dkk, Karateka Kita yang menang di swiss dan banyak lagi.

“Bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki generasi muda yang peduli terhadap bangsanya.”

Nama : Eka Diana Risti (42213800)
Kelas : 1DA02

Sumber :


 

my room Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting