Saturday, 9 April 2016

Rasio Laporan Keuangan Beserta Contoh Soal dan Penyelesaiannya

Posted by Unknown at 20:19 0 comments
Rasio keuangan (Financial Ratio) merupakan alat analisis keuangan perusahaan untuk menilai kinerja suatu perusahaan berdasarkan perbandingan data keuangan yang terdapat pada pos laporan keuangan (neraca, laporan laba/rugi, laporan aliran kas). Rasio menggambarkan suatu hubungan atau perimbangan (mathematical relationship) antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain.

Analisis rasio dapat digunakan untuk
membimbing investor dan kreditor untuk membuat keputusan atau pertimbangan tentang pencapaian perusahaan dan prospek pada masa datang. Salah satu cara pemrosesan dan penginterpretasian informasi akuntansi, yang dinyatakan dalam artian relative amupun absolute untuk menjelaskan hubungan tertentu antara angka yang satu dengan angka yang lain dari suatu laporan keuangan.

Contoh soal serta penyelesaiannya:

Contoh 1
Dengan menggunakan data tentang ratio industri 19x3 berikut ini, susun laporan keuangan PT Maju Jaya untuk tahun 19x4:
Debt/Equity = 1,5
Quick ratio = 1,25
Capital structure = 1:1
Asset turnover = 2x
Gross profit margin = 0,25
Modal saham = Rp 300.000
Laba ditahan = Rp 100.000

Penyelesaian:
Utang:
Karena,      debt  = 1,5 maka debt         = 1,5
                Equity 300.000 + 100.000
Sehingga debt = 1.5 (400.000) = 600.000

Total aktiva = utang + modal sendiri
 = 600.000 + 400.000 = 1.000.000

Struktur modal = utang jangka panjang = 1
  Modal sendiri
      = utang jangka panjang = 1
       400.000
Utang jangka panjang = 1 x 400.000 = 400.000
Karena total utang      = 600 berarti:
Utang lancar                = 600.000 – 400.000 = 200.000

Asset turnover = 2x
Karena,   penjualan  = 2 maka   penjualan = 2
      Total aktiva                  1.000.000
Sehingga penjualan  = 2 x 1.000.000 = 2.000.000

Collection period = 27,375 hari, berarti:
Piutang = 27,375 x 2.000.000 = 150.000
365

Kas dan piutang:
Karena quick ratio = kas + piutang = 1,25
   Utang lancar
Maka,    penjualan =  kas + 150.000 = 1,25
Rp 1.000.000    200.000
Sehingga kas + 150.000 = 1,25 x 200.000 = 250.000
Artinya kas = 250.000 – 150.000 = 100.000

Harga pokok penjualan:
Karena gross profit margin = 0,25
Berarti, laba kotor = laba kotor = 0,25
      Penjualan     2.000.000
Sehingga laba kotor = 0,25 x 2.000.000 = 500.000
Dengan demikian harga pokok penjualan = 2.000 – 500 = 1.500

Persediaan
Karena inventory turnover = harga pokok penjualan = 6 kali
             Persediaan
Berarti persediaan = 1.500.000 = 250.000
        6
Dengan demikian hasil perhitungan tersebut kita dapat menyusun neraca dan laporan rugi laba sebagai berikut.

Neraca PT Maju Jaya 19x4
Aktiva
Pasiva
Kas
        100,000
Utang lancar
        200,000
Piutang
        150,000
Utang jangka panjang
        400,000
Persediaan
        250,000
Modal saham
        300,000
Mesin
        500,000
Laba ditahan
        100,000
Total Aktiva
     1,000,000
Utang dan Modal
     1,000,000


Proyeksi laopran rugi laba PT Maju Jaya 19x4
Penjualan bersih 2.000.000
Harga pokok penjualan 1.500.000 -
Laba kotor   500.000

Contoh 2
PT Mitra pada tahun 2000 akan menyusun laporan keuangan (Neraca dan laporan R/L) dengan mengacu
Asset turnover 1,5x
Gross provit margin 30%
Inventory turnover 6x
Debt to net worth 50%
Average collection periode 40 hari
Acid test ratio 1,2
Profit margin 10%
modal sendiri 180.000

Penyelesaian:
Debt to net worth = 180.000 x  50   = 90.000 (hutang lancer)
       100

Total aktiva = 180.000 + 90.000 = 270.000 (total aktiva)

Asset turnover = penjualan
   Total aktiva rata-rata
1.5 = penjualan = 405.000 (penjualan)
  270.000

Gross provit margin =    laba kotor
    Penjualan bersih
=  laba kotor = 121.500 (laba kotor)
     405.000
HPP = Laba kotor – penjualan
= 405.000 – 121.500 = 283.500 (HPP)

Provit margin = EAT
  Penjualan bersih
=   EAT = 40.500 (laba bersih)
   405.000

Inventory turnover = HPP
  Rata-rata persediaan
6 = 283.50      = 47.250 (rata-rata persediaan)
 Rata-rata persediaan

Average collection periode = piutang x 365
      Penjualan
= piutang x 365    = 45.000 (piutang)
   405.000

Acid test ratio = aktiva lancar – persediaan
Utang lancar
= aktiva lancar – 47.250 = 155.250 (aktiva lancar)
90.000

Kas = aktiva lancar –persediaan – utang
= 155.250 – 47.250 – 45.000 = 63.000 (kas)

Aktiva tetap = total aktiva – aktiva lancar
= 270.000 – 155.250 = 114.750 (aktiva tetap)
Neraca  PT Mitra pada tahun 2000
Aktiva
Pasiva
Kas
          63,000
Utang lancar
          90,000
Piutang
          45,000
Modal saham
        180,000
Persediaan
          47,250


Aktiva tetap
        114,750


Total Aktiva
        270,000
Utang dan Modal
        270,000

Laporan L/R PT Mitra pada tahun 2000
Penjualan bersih 405.000
Harga pokok penjualan 285.500
Laba kotor 121.500
Biaya operasi  81.000
Laba bersih  40.500

Sumber:
 HYPERLINK "https://id.m.wikipedia.org/wiki/Rasio_finansial" https://id.m.wikipedia.org/wiki/Rasio_finansial
 HYPERLINK "https://goo.gl/3v686x" https://goo.gl/3v686x

Friday, 11 March 2016

Pengertian Laporan Keuangan Menurut Para Ahli

Posted by Unknown at 03:19 0 comments
Tulisan 1 -Analisis Laporan Keuangan-

Pengertian Laporan Keuangan Menurut Para Ahli

Menurut Drs.S.Munawir
Laporan Keuangan adalah hasil dari proses Akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.

Menurut Drs.Djarwanto.P.S
Laporan Keuangan adalah hasil dari proses Akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan kondisi keuangan dan hasil operasi perusahaan.

Menurut Myer, Financial Statement Analysis
Laporan Keuangan adalah dua daftar yang disusun oleh akuntan pada akhir periode untuk suatu perusahaan. Kedua daftar itu adalah posisi keuangan dan daftar pendapatan atau daftar rugi laba.

Menurut SAK
Laporan Keuangan adalah merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan ( yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana ), catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.

Menurut Drs.Dwi Prastowo.D, M.M, Akt
Laporan Keuangan adalah merupakan obyek dari analisis terhadap laporan keuangan. Oleh karena itu, memahami latar belakang penyusunan dan penyajian laporan keuangan merupakan langkah yang sangat penting sebelum menganalisis laporan keuangan itu sendiri.

Menurut Drs.Djarwanto P.S
Analisis Laporan Keuangan adalah merupakan suatu proses analisis terhadap laporan keuangan, dengan tujuan untuk memberikan tambahan informasi kepada para pemakai laporan keuangan untuk pengambilan keputusan ekonomi, sehingga kualitas keputusan yang diambil akan menjadi lebih baik.

Menurut Dwi Prastowo D, M.M, Akt
Analisis Laporan Keuangan adalah suatu proses membedah-bedah laporan keuangan ke dalam komponen-komponen nya. Penelaahan mendalam terhadap masing-masing komponen dan hubungan diantara komponen-komponen tersebut akan menghasilkan pemahaman menyeluruh atas laporan keuangan itu sendiri.

Menurut Leopold A.Bernstein
Financial statement Analysis is the judgemental process that aims to evaluate the current and past financial positions and results of operation of an enterprise with primary objective of determining the best possible estimates and predictions about future conditions and performance.

Menurut Ikatan Akuntan Indonesia
Analisis Laporan Keuangan adalah analisis terhadap neraca dan perhitungan rugi laba serta segala keterangan-keterangan yang dimuat dalam lampiran-lampiran nya untuk mengetahui gambaran tentang posisi keuangan dan perkembangan usaha perusahaan yang bersangkutan.

Menurut Drs.Djarwanto PS
Analisis Laporan Keuangan adalah analisis terhadap hasil tindakan pembuatan ringkasan data keuangan perusahaan yang digunakan untuk kepentingan perusahaan yang bersangkutan.

LANGKAH-LANGKAH DALAM MELAKUKAN ANALISA LAPORAN KEUANGAN
  • ·         Menetapkan tujuan dari analisa
  • ·         Mempelajari industri dimana perusahaan beroperasi dengan menghubungkan iklim sekarang dan pembanguanan ekonomi.
  • ·         Mengembangkan pengetahuan tentang perusahaan dan manajemen
  • ·         Mengevaluasi laporan keuangan
  • ·         Mengikhtisarkan penemuan berdasarkan analisa dan pengambilan keputusan tentang perusahaan,terkait dengan tujuan yang telah ditetapkan


JENIS-JENIS ANALISA LAPORAN KEUANGAN
  • ·         Analisa Horizontal
  • ·         Analisa Vertikal
  • ·         Analisa Trend
  • ·         Analisa Rasio
  • ·         Analisa Du-pont



ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Posted by Unknown at 02:58 0 comments
TUGAS 1 
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

Salah satu sumber informasi yang penting bagi para pengguna laporan keuangan dalam pengambilan suatu keputusan ekonomi adalah melalui laporan keuangan. Laporan keuangan menyajikan banyak informasi mengenai kinerja manajemen dan kesehatan perusahaan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa laporan keuangan masih memiliki banyak kekurangan dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh beberapa pihak, oleh karena itu dibutuhkanlah analisis atas laporan keuangan yang digunakan untuk menganalisis dan menafsirkan laporan tersebut sehingga dapat memberikan informasi yang berarti bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan perkembangan hasil kinerja perusahaan.

Menurut Bernstein Tahun 1983 “Analisis laporan keuangan mencakup penerapan metode dan teknik analisis untuk laporan keuangan dan data lainnya untuk melihat dari laporan itu ukuran-ukuran dan hubungan tertentu yang sangat berguna dalam pengambilan keputusan”  

Agar Laporan keuangan menjadi lebih berarti sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh berbagai pihak, perlu dilakukan analisis laporan keuangan. Bagi pihak pemilik dan manajemen tujuan utama analisis laporan keuangan adalah agar dapat mengetahui posisi keuangan perusahaan saat ini. Dengan mengetahui posisi keuangan, setelah dilakukan analisis laporan keuangan secara mendalam, akan terlihat apakah perusahaan dapat mencapai target yang telah direncanakan sebelumnya atau tidak. 

Hasil analisis laporan keuangan juga akan memberikan informasi tentang kelemahan dan kekuatan yang dimiliki perusahaan. Dengan mengetahui  kelemahan ini, manajemen akan dapat memperbaiki atau menutupi kelemahan tersebut. Kemudian kekuatan yang dimiliki perusahaan harus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan. Dengan adanya kelemahan dan kekuatan yang dimiliki, akan tergambar kinerja manajemen selama ini.

Pada akhirnya bagi pihak pemilik dan manajemen, dengan mengetahui posisi keuangan dapat merencanakan dan mengambil keputusan yang tepat tentang apa yang harus dilakukan ke depan. Perencanaan ke depan dengan cara menutupi kelemahan yang ada, mempertahankan  posisi yang sudah sesuai dengan yang diinginkan dan berupaya untuk meningkatkan lagi kekuatan yang sudah diperolenya selama ini.  

Analisis laporan keungan perlu dilakukan secara cermat dengan menggunakan metode dan teknik analisis yang tepat sehingga hasil  yang diharapkan benar-benar tepat pula. Kesalahan dalam memasukkan angka atau rumus akan berakibat pada tidak akuratnya hasil yang hendak dicapai. Kemudian, hasil perhitungan tersebut, dianalisis dan diinterpretasikan sehingga diketahui posisi keuangan yang sesungguhnya. Kesemuanya ini harus dilakukan secara teliti, mendalam, dan jujur.

Tujuan dan Manfaat Analisis Laporan Keuangan 
Menurut Kasmir Tahun 2008, ada 6 tujuan dan manfaat bagi berbagai pihak dengan adanya analisis laporan keuangan, yaitu :  
·      
   Untuk mengetahui  posisi keuangan perusahaan dalam satu periode tertentu, baik harta, kewajiban, modal, maupun hasil usaha yang telah dicapai untuk beberapa periode. 
·         Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan apa saja yang menjadi kekurangan perusahaan. 
·         Untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang dimiliki. 
·         Untuk mengetahui langkah-langkah perbaikan apa saja yang pelu dilakukan ke depan yang berkaitan dengan posisi keuangan perusahaan saat ini. 
·         Untuk melakukan penilaian kinerja manajemen ke depan apakah perlu penyegaran atau tidak karena sudah dianggap berhasil atau gagal. 
·         Dapat juga digunakan sebagai pembandingan dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang mereka capai.  

CONTOH KASUS

SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Perseroan) merupakan suatu kelompok usaha terpadu yang memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yang terkemuka di Indonesia. Perseroan didirikan pada tahun 1976 dengan nama PT. Indomobil Investment Corporation dan pada tahun 1997 dilakukan penggabungan usaha (merger) dengan PT. Indomulti Inti Industri Tbk
Sejak saat itulah status Perseroan berubah menjadi perusahaan terbuka dengan nama PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk, dengan kantor pusatnya di Wisma Indomobil I, lantai 6, Jl. MT. Haryono Kav 8, Jakarta Timur - 13330.

Bidang usaha utama Perseroan dan anak perusahaan meliputi: pemegang lisensi merek, distributor penjualan kendaraan, layanan purna jual, jasa pembiayaan kendaraan bermotor, distributor suku cadang dengan merek IndoParts, perakitan kendaraan bermotor, produsen komponen otomotif serta kelompok usaha pendukung lainnya.

Semua produk dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan dengan standar kualitas yang dijamin oleh perusahaan prinsipal serta didukung oleh layanan purna jual yang prima melalui jaringanjaringan 3S (Sales, Service, dan Spareparts) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Perseroan mengelola merk-merk terkenal dengan reputasi internasional yang meliputi Audi, Foton, Great Wall, Hino, Kalmar, Liugong, Manitou, Nissan, Renault, Renault Trucks, Suzuki, Volkswagen, Volvo, Volvo Trucks, dan Mack Trucks.

Produk-produk yang ditawarkan meliputi jenis kendaraan bermotor roda dua, kendaraan bermotor roda empat, bus, truk, forklift, dan alat berat lainnya. Melalui sinergi dari 4.224 karyawan tetap yang tersebar di seluruh anak perusahaan di Indonesia telah mampu menopang Perseroan menjadi salah satu perusahaan di bidang Otomotif yang terkemuka.
Perseroan secara terus menerus mengembangkan kemampuan, pengetahuan, ketrampilan, dan pemahaman nilai-nilai yang secara terus menerus dijalankan melalui program pelatihan baik yang diselenggarakan di dalam maupun di luar Perseroan, program konseling, coaching, seminar, dan praktek kerja lapangan (on the job training).Pengembangan kompetensi, dan jenjang karir, telah menjadi satuprioritas kegiatan Perseroan dan telah dikemas dalam suatu sistem yang dievaluasi secara terus menerus. Usaha keras tersebut membuahkan hasil yang sangat baik melalui pencapaian laba bersih Perseroan sebesar Rp. 448,67 milyar dalam tahun buku 2010 ini.

Saturday, 19 December 2015

Cara Menghilangkan Sablon Pada Pakaian

Posted by Unknown at 07:21 1 comments
Hellooowww kali ini aku mau bagiin tips cara menghilangkan sablon pada pakaian nih. Mungkin dari beberapa kalian suka jengkel dengan sablonan yang tidak sesuai. Ingin tidak di pakai tetapi bahan pakaian nya sangat nyaman untuk di gunakan. Jangan kawatir dulu, sekarang aku punya beberapa tips untuk menghilangkan nya.


  • Menghilangkan Dengan Cairan M3/M4. 

Untuk mendapatkan cairan tersebut cukup mudah kok, kalian bisa dapatkan di toko sablon di sekitar kalian. Harganya sangan terjangkau. Rp 7.000 - Rp 10.000 dengan ukuran botol kecil. Cara menghilangkannya cukup dengan meneteskan cairan tersebut pada sablon yang ingin dihilangkan. Kemudian gosok perlahan menggunakan sikat cuci.


  • Tradisional

Jangan panik jika tidak dapat menemukan cairan M3/M4. Kalian bisa menghilangkan nya dengam cara lama, yaitu dengan cara di setrika. Alat yang perlu digunakan adalah, kain kering, setrika, alkohol. Cara menghilangkannya cukup mudah, tumpuk pakain yang bersablon pada kain kering yang sudah di siapkan, kemudian setrika hingga panas, setelah panas pisahkan kain kering dengan pakaian sablon. Beri cairan alkohol pada sablon yang masih panas, setelah itu sabloman akan mengkerut dengan sendirinya. Jika sudah mengkerut, sablonan sudah dapat di lepas.

Demikian tips saya pada hari ini, semoga bermanfaat ya bagi kalian semua.

Friday, 18 December 2015

AKUNTANSI DAN KONSEP SISTEM

Posted by Unknown at 16:50 0 comments
Model pemprosesan informasi
Sistem informasi akuntansi menganalisis bagaimana kejadian yg mempengaruhi suatu  organisasi untuk dicatat, diringkas, dan dilaporkan. Kejadian tersebut dicatat dengan menggunakan sumber daya manusia dan komputer  yang ada pada sistem organisasi itu, diringkas dengan menggunakan metode dan sasaran akuntansi, dan dilaporkan sebagai informasi kepada orang yang tertarik baik yang ada didalam dan diluar organisasi.
-          Organisasi
Sistem informasi akuntansi ada dalam berbagai bentuk organisasi, mungkin dalam perusahaan perseorangan, kemitraan, perseroan terbatas, yayasan nirbala, atau rumah tangga. Meskipun kompleksitas masing-masing sistem informasi akuntansi berbeda-beda, masing-masing adalah sama dalam tiga hal penting : masing-masing berisi struktur yang sama(mengenai sumber daya manusia dan komputer). Proses yang sama (penggunaan metode akuntansi), dan maksud yang sama (untuk memberikan informasi).

-          Kejadian yang mempengaruhi organisasi
Kejadian yang mempengaruhi organisasi apapun merupakan akibat dari interaksi dengan lingkungannya, yang mencakup entitas ekonomi,sosial,politik, dan peraturan. Sistem informasi akuntansi mencatat, meringkasi, dan melaporkan, dan melaporkan kejadian yang muncul dari entitas tersebut. Kejadian yang akan diproses bergantung pada ruang lingkup sistem informasi akuntansi organisasi dan sifat dasar dari kejadian tersebut.

-          Sumber daya manusia dan komputer
Sistem sumber daya manusia dan komputer mencatat,memproses dan melaporkan kejadian dari lingkungan organisasi. Apabila sistem tersebut hanya mencakup sumber daya manusia, maka disebut sistem manual. Jika sistem itu hanya menggunakan sumber daya komputer, maka dinamakan sistem komputer. Apabila sistem itu menggunakan sumber daya manusia dan komputer, maka dinamakan sistem berbasis komputer.

-          Metode dan sasaran akuntansi
Semua sistem informasi akuntansi mencatat, memproses, dan melaporkan kejadian dengan menggunakan metode akuntansi untuk mencapai  sasaran akuntansi. Sasaran tersebut menentukan ruang lingkup sistem, yang selanjutnya menetukan sistem dasar kejadian dan metode akuntansi . namun, semua sistem mencatat kejadian dalam satuan uang dan menggunakan proses akuntansi konseptual yang sama.

-          Ruang lingkup sistem dan sifat dasar kejadian
Untuk perseroan terbatas yang sudah go public, ruang lingkup sistem informasi akuntansi harus mengikuti prinsip yang diterima secara umum (Generally Accepted Accounting Principles-GAAP). GAAP adalah penting untuk membuat laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak eksternal diluar organisasi.

-          Proses akuntansi
Proses akuntansi dimulai ketika kejadian ekonomi diterima oleh sistem informasi akuntansi, yang mencatat kejadian ekonomi itu sebagai transaksi akuntansi.

Thursday, 19 November 2015

Tips Menghilangkan Noda Permen Karet Pada Pakaian

Posted by Unknown at 05:34 0 comments
Kali ini aku mau bagiin tips nih buat kalian yang sebel banget sama masalah permen karet yang nempel ke pakaian andalan kalian.


  1. Yang pertama kalian bisa berikan satu sendok makan (sesuai besar kecilnya noda) minyak tanah ke bagian yang tertempel permet karet. Tunggu hingga 5 sampai 10 menit, kemudian kalian bisa melepas permen karet tersebut secara perlahan.
  2. Tips yang kedua kalian bisa masukan pakaian kalian yang terkena permen karet kedalam freezer di lemari es kalian. Tunggu hingga semalaman kemudian kalian bisa melepaskan permen karet tersebut secaa perlahan.


Semoga bermanfaat ya tips kali ini, mungkin aja kalau di antara kalian yang ingin menambahkan, bisa di kolom komentar ya. Selamat menuntaskan si permen karet yang membandel ya.

Wednesday, 18 November 2015

Keunggulan Kompetitif Pada Teknologi Informasi (pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara)

Posted by Unknown at 22:09 0 comments
Anggota Kelompok :
· Eka Diana Risti (42213800)
· Evi Mulati Ningsih (43213005)
· Fadhilah Wijayandini (43213005)
· Hariyanto (43213937)
· Risky Pandu (47213816)

Apa sih Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) itu?
KPPN (KANTOR PELAYANAN PEMBENDAHARAAN NEGARA) adalah instansi vertical Ditjen pembendaharaan yang berada  dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada kepalan Kanwil Ditjen Pembendaharaan, direktur pengelolaan kas Negara atau direktur sistem managemen investasi.

Organisasi KPPN diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan  Nomor 169/ PMK.01/2012 tentang organisasi dan tata letak organisasi dan tata kerja instant vertical direktorat jendral pembendaharaan.
Media komunikasi peluncuran SPAN sebaagai sistem didalam KPPN telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonsia pada tanggal  29 april 2015 di Istana Negara.
MENGENAL LBEIH JAUH SPAN !!!
SISTEM PEMBENDAHARAAN DAN ANGGARAN NEGARA
  • Sistem berbasis COTS;
  • Sistem dengan  platform ERP
  • Sistem dengan perekaman data hanya satu kali
  • Sistem dengan business rules baku
  • Sistem yang terhubung secra on-line

Untuk mewujudkan  e-government sesuai dengan  intruksi presiden Indonesia No. 3 tahun 2003 tanggal 9 juni 2003, pemerintah mengandakan proyek peyempurna management keuangan dan administrasi penerimaan pemerintah. SPAN merupakan sub-program dari program reformasi keuangan publik terbesar  adalah dalam  hal modernisasi  penganggaran dan pembendaharaan.
Berdasarkan PMK No. 276tahun 2008 program reformasi SPAN  dilaksanakan melalui 3 komponen utama yaitu: reformasi proses bisnis, reformasi sistem teknologi informasi dan tata kelola Perubahan. Proses reformasi bisnis  dikembangkan melali  beberapa modul :
  • Perencanaan anggaran (budget preparation )
  • Management DIPA (management if spending authority)
  • Managemen komitmen (commitment management)
  • Manajemen pembayaran ( payment management )
  • Manajemen kas (cash management)
  • Akuntansi(general ledger and chart of account)
  • Pelaporan ( reporting)

Tujuan dilaksanakan program reformasi program reformasi sistem pembendaharaan dan anggaran Negara sesuai PMK 276 tahun 2008 :
  • Mengendalian anggaran Negara, assets dan kewajiban pusat
  • Menyediakan informasi yang komprehensif dapat dipercaya
  • Tersedianya sistem pelaporan manajerial tentang operasi keuangan pemerintah  yang komprehensif, dapat diandalkan dan realtime
  • Terwujudnya tahapan transisi penerapan sistem akuntansi dari berbasis kas ke berbasis akrual
  • Terlaksanakan pelayanan kepada publik yang efisien
Visi SPAN adalah:
“Terwujudnya pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara yang transparan dan akuntabel, aman dan mudah diterapkan dengan dukungan sistem informasi manajemen keuangan yang terintegrasi”

Misi SPAN adalah:
Mengembangkan proses bisnis secara berkelanjutan dengan mendasarkan pada praktek peyelengaraan  yang sesuai dan terbaik, system yang aman, akurat dan handal
Menerapkan paket solusi yang terintegrasi untuk mendukung system yang aman, akurat dan handal
Memastikan diterimanya perubahan oleh pemangku kepentingan danmemberikan solusi lengkap terhadap dampak perubahan.
KEUNGGULAN SPAN:
  • Integrasi data
  • Secara online
  • Perubahan prosedur kerja
  • Adanya penyempurnaan prosedur kerja
  • Perubahan system aplikasi
  • Adanya penyempurnaan systemperubahan organisasi

Pilar SPAN :
  • Terdapat 3 pilar  yaitu:
  • Penyempurnaan proses bisnis (BPI)
  • Teknologi informasi
  • Manajemen perubahan dan komunikasi (CMC)
 

my room Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting