Rasio keuangan (Financial Ratio) merupakan alat analisis keuangan perusahaan untuk menilai kinerja suatu perusahaan berdasarkan perbandingan data keuangan yang terdapat pada pos laporan keuangan (neraca, laporan laba/rugi, laporan aliran kas). Rasio menggambarkan suatu hubungan atau perimbangan (mathematical relationship) antara suatu jumlah tertentu dengan jumlah yang lain.
Analisis rasio dapat digunakan untuk
membimbing investor dan kreditor untuk membuat keputusan atau pertimbangan tentang pencapaian perusahaan dan prospek pada masa datang. Salah satu cara pemrosesan dan penginterpretasian informasi akuntansi, yang dinyatakan dalam artian relative amupun absolute untuk menjelaskan hubungan tertentu antara angka yang satu dengan angka yang lain dari suatu laporan keuangan.
Contoh soal serta penyelesaiannya:
Contoh 1
Dengan menggunakan data tentang ratio industri 19x3 berikut ini, susun laporan keuangan PT Maju Jaya untuk tahun 19x4:
Debt/Equity = 1,5
Quick ratio = 1,25
Capital structure = 1:1
Asset turnover = 2x
Gross profit margin = 0,25
Modal saham = Rp 300.000
Laba ditahan = Rp 100.000
Penyelesaian:
Utang:
Karena, debt = 1,5 maka debt = 1,5
Equity 300.000 + 100.000
Sehingga debt = 1.5 (400.000) = 600.000
Total aktiva = utang + modal sendiri
= 600.000 + 400.000 = 1.000.000
Struktur modal = utang jangka panjang = 1
Modal sendiri
= utang jangka panjang = 1
400.000
Utang jangka panjang = 1 x 400.000 = 400.000
Karena total utang = 600 berarti:
Utang lancar = 600.000 – 400.000 = 200.000
Asset turnover = 2x
Karena, penjualan = 2 maka penjualan = 2
Total aktiva 1.000.000
Sehingga penjualan = 2 x 1.000.000 = 2.000.000
Collection period = 27,375 hari, berarti:
Piutang = 27,375 x 2.000.000 = 150.000
365
Kas dan piutang:
Karena quick ratio = kas + piutang = 1,25
Utang lancar
Maka, penjualan = kas + 150.000 = 1,25
Rp 1.000.000 200.000
Sehingga kas + 150.000 = 1,25 x 200.000 = 250.000
Artinya kas = 250.000 – 150.000 = 100.000
Harga pokok penjualan:
Karena gross profit margin = 0,25
Berarti, laba kotor = laba kotor = 0,25
Penjualan 2.000.000
Sehingga laba kotor = 0,25 x 2.000.000 = 500.000
Dengan demikian harga pokok penjualan = 2.000 – 500 = 1.500
Persediaan
Karena inventory turnover = harga pokok penjualan = 6 kali
Persediaan
Berarti persediaan = 1.500.000 = 250.000
6
Dengan demikian hasil perhitungan tersebut kita dapat menyusun neraca dan laporan rugi laba sebagai berikut.
Neraca PT Maju Jaya 19x4
Aktiva
Pasiva
Kas
100,000
Utang lancar
200,000
Piutang
150,000
Utang jangka panjang
400,000
Persediaan
250,000
Modal saham
300,000
Mesin
500,000
Laba ditahan
100,000
Total Aktiva
1,000,000
Utang dan Modal
1,000,000
Proyeksi laopran rugi laba PT Maju Jaya 19x4
Penjualan bersih 2.000.000
Harga pokok penjualan 1.500.000 -
Laba kotor 500.000
Contoh 2
PT Mitra pada tahun 2000 akan menyusun laporan keuangan (Neraca dan laporan R/L) dengan mengacu
Asset turnover 1,5x
Gross provit margin 30%
Inventory turnover 6x
Debt to net worth 50%
Average collection periode 40 hari
Acid test ratio 1,2
Profit margin 10%
modal sendiri 180.000
Penyelesaian:
Debt to net worth = 180.000 x 50 = 90.000 (hutang lancer)
100
Total aktiva = 180.000 + 90.000 = 270.000 (total aktiva)
Asset turnover = penjualan
Total aktiva rata-rata
1.5 = penjualan = 405.000 (penjualan)
270.000
Gross provit margin = laba kotor
Penjualan bersih
= laba kotor = 121.500 (laba kotor)
405.000
HPP = Laba kotor – penjualan
= 405.000 – 121.500 = 283.500 (HPP)
Provit margin = EAT
Penjualan bersih
= EAT = 40.500 (laba bersih)
405.000
Inventory turnover = HPP
Rata-rata persediaan
6 = 283.50 = 47.250 (rata-rata persediaan)
Rata-rata persediaan
Average collection periode = piutang x 365
Penjualan
= piutang x 365 = 45.000 (piutang)
405.000
Acid test ratio = aktiva lancar – persediaan
Utang lancar
= aktiva lancar – 47.250 = 155.250 (aktiva lancar)
90.000
Kas = aktiva lancar –persediaan – utang
= 155.250 – 47.250 – 45.000 = 63.000 (kas)
Aktiva tetap = total aktiva – aktiva lancar
= 270.000 – 155.250 = 114.750 (aktiva tetap)
Neraca PT Mitra pada tahun 2000
Aktiva
Pasiva
Kas
63,000
Utang lancar
90,000
Piutang
45,000
Modal saham
180,000
Persediaan
47,250
Aktiva tetap
114,750
Total Aktiva
270,000
Utang dan Modal
270,000
Laporan L/R PT Mitra pada tahun 2000
Penjualan bersih 405.000
Harga pokok penjualan 285.500
Laba kotor 121.500
Biaya operasi 81.000
Laba bersih 40.500
Sumber:
HYPERLINK "https://id.m.wikipedia.org/wiki/Rasio_finansial" https://id.m.wikipedia.org/wiki/Rasio_finansial
HYPERLINK "https://goo.gl/3v686x" https://goo.gl/3v686x
Saturday, 9 April 2016
Friday, 11 March 2016
Pengertian Laporan Keuangan Menurut Para Ahli
Tulisan 1 -Analisis Laporan Keuangan-
Pengertian
Laporan Keuangan Menurut Para Ahli
Menurut
Drs.S.Munawir
Laporan Keuangan adalah hasil dari proses Akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.
Laporan Keuangan adalah hasil dari proses Akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.
Menurut
Drs.Djarwanto.P.S
Laporan Keuangan adalah hasil dari proses Akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan kondisi keuangan dan hasil operasi perusahaan.
Laporan Keuangan adalah hasil dari proses Akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan kondisi keuangan dan hasil operasi perusahaan.
Menurut
Myer, Financial Statement Analysis
Laporan Keuangan adalah dua daftar yang disusun oleh akuntan pada akhir periode untuk suatu perusahaan. Kedua daftar itu adalah posisi keuangan dan daftar pendapatan atau daftar rugi laba.
Laporan Keuangan adalah dua daftar yang disusun oleh akuntan pada akhir periode untuk suatu perusahaan. Kedua daftar itu adalah posisi keuangan dan daftar pendapatan atau daftar rugi laba.
Menurut
SAK
Laporan Keuangan adalah merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan ( yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana ), catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
Laporan Keuangan adalah merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan ( yang dapat disajikan dalam berbagai cara misalnya sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana ), catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
Menurut
Drs.Dwi Prastowo.D, M.M, Akt
Laporan Keuangan adalah merupakan obyek dari analisis terhadap laporan keuangan. Oleh karena itu, memahami latar belakang penyusunan dan penyajian laporan keuangan merupakan langkah yang sangat penting sebelum menganalisis laporan keuangan itu sendiri.
Laporan Keuangan adalah merupakan obyek dari analisis terhadap laporan keuangan. Oleh karena itu, memahami latar belakang penyusunan dan penyajian laporan keuangan merupakan langkah yang sangat penting sebelum menganalisis laporan keuangan itu sendiri.
Menurut
Drs.Djarwanto P.S
Analisis Laporan Keuangan adalah merupakan suatu proses analisis terhadap laporan keuangan, dengan tujuan untuk memberikan tambahan informasi kepada para pemakai laporan keuangan untuk pengambilan keputusan ekonomi, sehingga kualitas keputusan yang diambil akan menjadi lebih baik.
Analisis Laporan Keuangan adalah merupakan suatu proses analisis terhadap laporan keuangan, dengan tujuan untuk memberikan tambahan informasi kepada para pemakai laporan keuangan untuk pengambilan keputusan ekonomi, sehingga kualitas keputusan yang diambil akan menjadi lebih baik.
Menurut
Dwi Prastowo D, M.M, Akt
Analisis Laporan Keuangan adalah suatu proses membedah-bedah laporan keuangan ke dalam komponen-komponen nya. Penelaahan mendalam terhadap masing-masing komponen dan hubungan diantara komponen-komponen tersebut akan menghasilkan pemahaman menyeluruh atas laporan keuangan itu sendiri.
Analisis Laporan Keuangan adalah suatu proses membedah-bedah laporan keuangan ke dalam komponen-komponen nya. Penelaahan mendalam terhadap masing-masing komponen dan hubungan diantara komponen-komponen tersebut akan menghasilkan pemahaman menyeluruh atas laporan keuangan itu sendiri.
Menurut
Leopold A.Bernstein
Financial statement Analysis is the judgemental process that aims to evaluate the current and past financial positions and results of operation of an enterprise with primary objective of determining the best possible estimates and predictions about future conditions and performance.
Financial statement Analysis is the judgemental process that aims to evaluate the current and past financial positions and results of operation of an enterprise with primary objective of determining the best possible estimates and predictions about future conditions and performance.
Menurut
Ikatan Akuntan Indonesia
Analisis Laporan Keuangan adalah analisis terhadap neraca dan perhitungan rugi laba serta segala keterangan-keterangan yang dimuat dalam lampiran-lampiran nya untuk mengetahui gambaran tentang posisi keuangan dan perkembangan usaha perusahaan yang bersangkutan.
Analisis Laporan Keuangan adalah analisis terhadap neraca dan perhitungan rugi laba serta segala keterangan-keterangan yang dimuat dalam lampiran-lampiran nya untuk mengetahui gambaran tentang posisi keuangan dan perkembangan usaha perusahaan yang bersangkutan.
Menurut
Drs.Djarwanto PS
Analisis Laporan Keuangan adalah analisis terhadap hasil tindakan pembuatan ringkasan data keuangan perusahaan yang digunakan untuk kepentingan perusahaan yang bersangkutan.
Analisis Laporan Keuangan adalah analisis terhadap hasil tindakan pembuatan ringkasan data keuangan perusahaan yang digunakan untuk kepentingan perusahaan yang bersangkutan.
LANGKAH-LANGKAH
DALAM MELAKUKAN ANALISA LAPORAN KEUANGAN
- · Menetapkan tujuan dari analisa
- · Mempelajari industri dimana perusahaan beroperasi dengan menghubungkan iklim sekarang dan pembanguanan ekonomi.
- · Mengembangkan pengetahuan tentang perusahaan dan manajemen
- · Mengevaluasi laporan keuangan
- · Mengikhtisarkan penemuan berdasarkan analisa dan pengambilan keputusan tentang perusahaan,terkait dengan tujuan yang telah ditetapkan
JENIS-JENIS
ANALISA LAPORAN KEUANGAN
- · Analisa Horizontal
- · Analisa Vertikal
- · Analisa Trend
- · Analisa Rasio
- · Analisa Du-pont
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
TUGAS 1
Salah
satu sumber informasi yang penting bagi para pengguna laporan keuangan dalam
pengambilan suatu keputusan ekonomi adalah melalui laporan keuangan. Laporan
keuangan menyajikan banyak informasi mengenai kinerja manajemen dan kesehatan
perusahaan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa laporan keuangan masih memiliki
banyak kekurangan dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh beberapa
pihak, oleh karena itu dibutuhkanlah analisis atas laporan keuangan yang
digunakan untuk menganalisis dan menafsirkan laporan tersebut sehingga dapat
memberikan informasi yang berarti bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan
perkembangan hasil kinerja perusahaan.
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
Menurut
Bernstein Tahun 1983 “Analisis laporan keuangan mencakup penerapan metode dan
teknik analisis untuk laporan keuangan dan data lainnya untuk melihat dari
laporan itu ukuran-ukuran dan hubungan tertentu yang sangat berguna dalam
pengambilan keputusan”
Agar
Laporan keuangan menjadi lebih berarti sehingga dapat dipahami dan dimengerti
oleh berbagai pihak, perlu dilakukan analisis laporan keuangan. Bagi pihak
pemilik dan manajemen tujuan utama analisis laporan keuangan adalah agar dapat
mengetahui posisi keuangan perusahaan saat ini. Dengan mengetahui posisi
keuangan, setelah dilakukan analisis laporan keuangan secara mendalam, akan
terlihat apakah perusahaan dapat mencapai target yang telah direncanakan
sebelumnya atau tidak.
Hasil
analisis laporan keuangan juga akan memberikan informasi tentang kelemahan dan
kekuatan yang dimiliki perusahaan. Dengan mengetahui kelemahan ini,
manajemen akan dapat memperbaiki atau menutupi kelemahan tersebut. Kemudian
kekuatan yang dimiliki perusahaan harus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan.
Dengan adanya kelemahan dan kekuatan yang dimiliki, akan tergambar kinerja
manajemen selama ini.
Pada akhirnya bagi pihak pemilik dan
manajemen, dengan mengetahui posisi keuangan dapat merencanakan dan mengambil
keputusan yang tepat tentang apa yang harus dilakukan ke depan. Perencanaan ke
depan dengan cara menutupi kelemahan yang ada, mempertahankan posisi yang
sudah sesuai dengan yang diinginkan dan berupaya untuk meningkatkan lagi
kekuatan yang sudah diperolenya selama ini.
Analisis laporan keungan perlu dilakukan
secara cermat dengan menggunakan metode dan teknik analisis yang tepat sehingga
hasil yang diharapkan benar-benar tepat pula. Kesalahan dalam memasukkan
angka atau rumus akan berakibat pada tidak akuratnya hasil yang hendak dicapai.
Kemudian, hasil perhitungan tersebut, dianalisis dan diinterpretasikan sehingga
diketahui posisi keuangan yang sesungguhnya. Kesemuanya ini harus dilakukan
secara teliti, mendalam, dan jujur.
Tujuan dan Manfaat Analisis Laporan Keuangan
Menurut
Kasmir Tahun 2008, ada 6 tujuan dan manfaat bagi berbagai pihak dengan adanya
analisis laporan keuangan, yaitu :
·
Untuk mengetahui posisi keuangan
perusahaan dalam satu periode tertentu, baik harta, kewajiban, modal, maupun
hasil usaha yang telah dicapai untuk beberapa periode.
·
Untuk mengetahui kelemahan-kelemahan apa
saja yang menjadi kekurangan perusahaan.
·
Untuk mengetahui kekuatan-kekuatan yang
dimiliki.
·
Untuk mengetahui langkah-langkah
perbaikan apa saja yang pelu dilakukan ke depan yang berkaitan dengan posisi
keuangan perusahaan saat ini.
·
Untuk melakukan penilaian kinerja
manajemen ke depan apakah perlu penyegaran atau tidak karena sudah dianggap
berhasil atau gagal.
·
Dapat juga digunakan sebagai
pembandingan dengan perusahaan sejenis tentang hasil yang mereka capai.
CONTOH
KASUS
SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN
PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Perseroan) merupakan suatu kelompok usaha terpadu yang memiliki beberapa anak perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yang terkemuka di Indonesia. Perseroan didirikan pada tahun 1976 dengan nama PT. Indomobil Investment Corporation dan pada tahun 1997 dilakukan penggabungan usaha (merger) dengan PT. Indomulti Inti Industri Tbk
Sejak saat itulah status Perseroan berubah
menjadi perusahaan terbuka dengan nama PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk,
dengan kantor pusatnya di Wisma Indomobil I, lantai 6, Jl. MT. Haryono Kav 8,
Jakarta Timur - 13330.
Bidang usaha utama Perseroan dan anak perusahaan meliputi: pemegang lisensi merek, distributor penjualan kendaraan, layanan purna jual, jasa pembiayaan kendaraan bermotor, distributor suku cadang dengan merek IndoParts, perakitan kendaraan bermotor, produsen komponen otomotif serta kelompok usaha pendukung lainnya.
Semua produk dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan dengan standar kualitas yang dijamin oleh perusahaan prinsipal serta didukung oleh layanan purna jual yang prima melalui jaringanjaringan 3S (Sales, Service, dan Spareparts) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Perseroan mengelola merk-merk terkenal dengan
reputasi internasional yang meliputi Audi, Foton, Great Wall, Hino, Kalmar,
Liugong, Manitou, Nissan, Renault, Renault Trucks, Suzuki, Volkswagen, Volvo,
Volvo Trucks, dan Mack Trucks.
Produk-produk yang ditawarkan meliputi jenis kendaraan bermotor roda dua, kendaraan bermotor roda empat, bus, truk, forklift, dan alat berat lainnya. Melalui sinergi dari 4.224 karyawan tetap yang tersebar di seluruh anak perusahaan di Indonesia telah mampu menopang Perseroan menjadi salah satu perusahaan di bidang Otomotif yang terkemuka.
Perseroan secara terus menerus mengembangkan
kemampuan, pengetahuan, ketrampilan, dan pemahaman nilai-nilai yang secara terus
menerus dijalankan melalui program pelatihan baik yang diselenggarakan di dalam
maupun di luar Perseroan, program konseling, coaching, seminar, dan praktek
kerja lapangan (on the job training).Pengembangan kompetensi, dan jenjang
karir, telah menjadi satuprioritas kegiatan Perseroan dan telah dikemas dalam
suatu sistem yang dievaluasi secara terus menerus. Usaha keras tersebut
membuahkan hasil yang sangat baik melalui pencapaian laba bersih Perseroan
sebesar Rp. 448,67 milyar dalam tahun buku 2010 ini.
Saturday, 19 December 2015
Cara Menghilangkan Sablon Pada Pakaian
Hellooowww kali ini aku mau bagiin tips cara menghilangkan sablon pada pakaian nih. Mungkin dari beberapa kalian suka jengkel dengan sablonan yang tidak sesuai. Ingin tidak di pakai tetapi bahan pakaian nya sangat nyaman untuk di gunakan. Jangan kawatir dulu, sekarang aku punya beberapa tips untuk menghilangkan nya.
Untuk mendapatkan cairan tersebut cukup mudah kok, kalian bisa dapatkan di toko sablon di sekitar kalian. Harganya sangan terjangkau. Rp 7.000 - Rp 10.000 dengan ukuran botol kecil. Cara menghilangkannya cukup dengan meneteskan cairan tersebut pada sablon yang ingin dihilangkan. Kemudian gosok perlahan menggunakan sikat cuci.
Jangan panik jika tidak dapat menemukan cairan M3/M4. Kalian bisa menghilangkan nya dengam cara lama, yaitu dengan cara di setrika. Alat yang perlu digunakan adalah, kain kering, setrika, alkohol. Cara menghilangkannya cukup mudah, tumpuk pakain yang bersablon pada kain kering yang sudah di siapkan, kemudian setrika hingga panas, setelah panas pisahkan kain kering dengan pakaian sablon. Beri cairan alkohol pada sablon yang masih panas, setelah itu sabloman akan mengkerut dengan sendirinya. Jika sudah mengkerut, sablonan sudah dapat di lepas.
Demikian tips saya pada hari ini, semoga bermanfaat ya bagi kalian semua.
- Menghilangkan Dengan Cairan M3/M4.
Untuk mendapatkan cairan tersebut cukup mudah kok, kalian bisa dapatkan di toko sablon di sekitar kalian. Harganya sangan terjangkau. Rp 7.000 - Rp 10.000 dengan ukuran botol kecil. Cara menghilangkannya cukup dengan meneteskan cairan tersebut pada sablon yang ingin dihilangkan. Kemudian gosok perlahan menggunakan sikat cuci.
- Tradisional
Jangan panik jika tidak dapat menemukan cairan M3/M4. Kalian bisa menghilangkan nya dengam cara lama, yaitu dengan cara di setrika. Alat yang perlu digunakan adalah, kain kering, setrika, alkohol. Cara menghilangkannya cukup mudah, tumpuk pakain yang bersablon pada kain kering yang sudah di siapkan, kemudian setrika hingga panas, setelah panas pisahkan kain kering dengan pakaian sablon. Beri cairan alkohol pada sablon yang masih panas, setelah itu sabloman akan mengkerut dengan sendirinya. Jika sudah mengkerut, sablonan sudah dapat di lepas.
Demikian tips saya pada hari ini, semoga bermanfaat ya bagi kalian semua.
Friday, 18 December 2015
AKUNTANSI DAN KONSEP SISTEM
Model pemprosesan informasi
Sistem informasi akuntansi menganalisis bagaimana kejadian yg mempengaruhi suatu organisasi untuk dicatat, diringkas, dan dilaporkan. Kejadian tersebut dicatat dengan menggunakan sumber daya manusia dan komputer yang ada pada sistem organisasi itu, diringkas dengan menggunakan metode dan sasaran akuntansi, dan dilaporkan sebagai informasi kepada orang yang tertarik baik yang ada didalam dan diluar organisasi.
- Organisasi
Sistem informasi akuntansi ada dalam berbagai bentuk organisasi, mungkin dalam perusahaan perseorangan, kemitraan, perseroan terbatas, yayasan nirbala, atau rumah tangga. Meskipun kompleksitas masing-masing sistem informasi akuntansi berbeda-beda, masing-masing adalah sama dalam tiga hal penting : masing-masing berisi struktur yang sama(mengenai sumber daya manusia dan komputer). Proses yang sama (penggunaan metode akuntansi), dan maksud yang sama (untuk memberikan informasi).
- Kejadian yang mempengaruhi organisasi
Kejadian yang mempengaruhi organisasi apapun merupakan akibat dari interaksi dengan lingkungannya, yang mencakup entitas ekonomi,sosial,politik, dan peraturan. Sistem informasi akuntansi mencatat, meringkasi, dan melaporkan, dan melaporkan kejadian yang muncul dari entitas tersebut. Kejadian yang akan diproses bergantung pada ruang lingkup sistem informasi akuntansi organisasi dan sifat dasar dari kejadian tersebut.
- Sumber daya manusia dan komputer
Sistem sumber daya manusia dan komputer mencatat,memproses dan melaporkan kejadian dari lingkungan organisasi. Apabila sistem tersebut hanya mencakup sumber daya manusia, maka disebut sistem manual. Jika sistem itu hanya menggunakan sumber daya komputer, maka dinamakan sistem komputer. Apabila sistem itu menggunakan sumber daya manusia dan komputer, maka dinamakan sistem berbasis komputer.
- Metode dan sasaran akuntansi
Semua sistem informasi akuntansi mencatat, memproses, dan melaporkan kejadian dengan menggunakan metode akuntansi untuk mencapai sasaran akuntansi. Sasaran tersebut menentukan ruang lingkup sistem, yang selanjutnya menetukan sistem dasar kejadian dan metode akuntansi . namun, semua sistem mencatat kejadian dalam satuan uang dan menggunakan proses akuntansi konseptual yang sama.
- Ruang lingkup sistem dan sifat dasar kejadian
Untuk perseroan terbatas yang sudah go public, ruang lingkup sistem informasi akuntansi harus mengikuti prinsip yang diterima secara umum (Generally Accepted Accounting Principles-GAAP). GAAP adalah penting untuk membuat laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak eksternal diluar organisasi.
- Proses akuntansi
Proses akuntansi dimulai ketika kejadian ekonomi diterima oleh sistem informasi akuntansi, yang mencatat kejadian ekonomi itu sebagai transaksi akuntansi.
Sistem informasi akuntansi menganalisis bagaimana kejadian yg mempengaruhi suatu organisasi untuk dicatat, diringkas, dan dilaporkan. Kejadian tersebut dicatat dengan menggunakan sumber daya manusia dan komputer yang ada pada sistem organisasi itu, diringkas dengan menggunakan metode dan sasaran akuntansi, dan dilaporkan sebagai informasi kepada orang yang tertarik baik yang ada didalam dan diluar organisasi.
- Organisasi
Sistem informasi akuntansi ada dalam berbagai bentuk organisasi, mungkin dalam perusahaan perseorangan, kemitraan, perseroan terbatas, yayasan nirbala, atau rumah tangga. Meskipun kompleksitas masing-masing sistem informasi akuntansi berbeda-beda, masing-masing adalah sama dalam tiga hal penting : masing-masing berisi struktur yang sama(mengenai sumber daya manusia dan komputer). Proses yang sama (penggunaan metode akuntansi), dan maksud yang sama (untuk memberikan informasi).
- Kejadian yang mempengaruhi organisasi
Kejadian yang mempengaruhi organisasi apapun merupakan akibat dari interaksi dengan lingkungannya, yang mencakup entitas ekonomi,sosial,politik, dan peraturan. Sistem informasi akuntansi mencatat, meringkasi, dan melaporkan, dan melaporkan kejadian yang muncul dari entitas tersebut. Kejadian yang akan diproses bergantung pada ruang lingkup sistem informasi akuntansi organisasi dan sifat dasar dari kejadian tersebut.
- Sumber daya manusia dan komputer
Sistem sumber daya manusia dan komputer mencatat,memproses dan melaporkan kejadian dari lingkungan organisasi. Apabila sistem tersebut hanya mencakup sumber daya manusia, maka disebut sistem manual. Jika sistem itu hanya menggunakan sumber daya komputer, maka dinamakan sistem komputer. Apabila sistem itu menggunakan sumber daya manusia dan komputer, maka dinamakan sistem berbasis komputer.
- Metode dan sasaran akuntansi
Semua sistem informasi akuntansi mencatat, memproses, dan melaporkan kejadian dengan menggunakan metode akuntansi untuk mencapai sasaran akuntansi. Sasaran tersebut menentukan ruang lingkup sistem, yang selanjutnya menetukan sistem dasar kejadian dan metode akuntansi . namun, semua sistem mencatat kejadian dalam satuan uang dan menggunakan proses akuntansi konseptual yang sama.
- Ruang lingkup sistem dan sifat dasar kejadian
Untuk perseroan terbatas yang sudah go public, ruang lingkup sistem informasi akuntansi harus mengikuti prinsip yang diterima secara umum (Generally Accepted Accounting Principles-GAAP). GAAP adalah penting untuk membuat laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak eksternal diluar organisasi.
- Proses akuntansi
Proses akuntansi dimulai ketika kejadian ekonomi diterima oleh sistem informasi akuntansi, yang mencatat kejadian ekonomi itu sebagai transaksi akuntansi.
Thursday, 19 November 2015
Tips Menghilangkan Noda Permen Karet Pada Pakaian
Kali ini aku mau bagiin tips nih buat kalian yang sebel banget sama masalah permen karet yang nempel ke pakaian andalan kalian.
Semoga bermanfaat ya tips kali ini, mungkin aja kalau di antara kalian yang ingin menambahkan, bisa di kolom komentar ya. Selamat menuntaskan si permen karet yang membandel ya.
- Yang pertama kalian bisa berikan satu sendok makan (sesuai besar kecilnya noda) minyak tanah ke bagian yang tertempel permet karet. Tunggu hingga 5 sampai 10 menit, kemudian kalian bisa melepas permen karet tersebut secara perlahan.
- Tips yang kedua kalian bisa masukan pakaian kalian yang terkena permen karet kedalam freezer di lemari es kalian. Tunggu hingga semalaman kemudian kalian bisa melepaskan permen karet tersebut secaa perlahan.
Semoga bermanfaat ya tips kali ini, mungkin aja kalau di antara kalian yang ingin menambahkan, bisa di kolom komentar ya. Selamat menuntaskan si permen karet yang membandel ya.
Wednesday, 18 November 2015
Keunggulan Kompetitif Pada Teknologi Informasi (pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara)
Anggota Kelompok :
· Eka Diana Risti (42213800)
· Evi Mulati Ningsih (43213005)
· Fadhilah Wijayandini (43213005)
· Hariyanto (43213937)
· Risky Pandu (47213816)
· Eka Diana Risti (42213800)
· Evi Mulati Ningsih (43213005)
· Fadhilah Wijayandini (43213005)
· Hariyanto (43213937)
· Risky Pandu (47213816)
Apa sih Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) itu?
KPPN (KANTOR PELAYANAN PEMBENDAHARAAN NEGARA) adalah instansi vertical Ditjen pembendaharaan yang berada dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada kepalan Kanwil Ditjen Pembendaharaan, direktur pengelolaan kas Negara atau direktur sistem managemen investasi.
Organisasi KPPN diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 169/ PMK.01/2012 tentang organisasi dan tata letak organisasi dan tata kerja instant vertical direktorat jendral pembendaharaan.
Media komunikasi peluncuran SPAN sebaagai sistem didalam KPPN telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonsia pada tanggal 29 april 2015 di Istana Negara.
MENGENAL LBEIH JAUH SPAN !!!
SISTEM PEMBENDAHARAAN DAN ANGGARAN NEGARA
SISTEM PEMBENDAHARAAN DAN ANGGARAN NEGARA
- Sistem berbasis COTS;
- Sistem dengan platform ERP
- Sistem dengan perekaman data hanya satu kali
- Sistem dengan business rules baku
- Sistem yang terhubung secra on-line
Untuk mewujudkan e-government sesuai dengan intruksi presiden
Indonesia No. 3 tahun 2003 tanggal 9 juni 2003, pemerintah mengandakan
proyek peyempurna management keuangan dan administrasi penerimaan
pemerintah. SPAN merupakan sub-program dari program reformasi keuangan
publik terbesar adalah dalam hal modernisasi penganggaran dan
pembendaharaan.
Berdasarkan PMK No. 276tahun 2008 program reformasi SPAN dilaksanakan
melalui 3 komponen utama yaitu: reformasi proses bisnis, reformasi
sistem teknologi informasi dan tata kelola Perubahan. Proses reformasi
bisnis dikembangkan melali beberapa modul :
- Perencanaan anggaran (budget preparation )
- Management DIPA (management if spending authority)
- Managemen komitmen (commitment management)
- Manajemen pembayaran ( payment management )
- Manajemen kas (cash management)
- Akuntansi(general ledger and chart of account)
- Pelaporan ( reporting)
Tujuan dilaksanakan program reformasi program reformasi sistem pembendaharaan dan anggaran Negara sesuai PMK 276 tahun 2008 :
- Mengendalian anggaran Negara, assets dan kewajiban pusat
- Menyediakan informasi yang komprehensif dapat dipercaya
- Tersedianya sistem pelaporan manajerial tentang operasi keuangan pemerintah yang komprehensif, dapat diandalkan dan realtime
- Terwujudnya tahapan transisi penerapan sistem akuntansi dari berbasis kas ke berbasis akrual
- Terlaksanakan pelayanan kepada publik yang efisien
“Terwujudnya pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara yang transparan dan akuntabel, aman dan mudah diterapkan dengan dukungan sistem informasi manajemen keuangan yang terintegrasi”
Misi SPAN adalah:
Mengembangkan proses bisnis secara berkelanjutan dengan mendasarkan pada praktek peyelengaraan yang sesuai dan terbaik, system yang aman, akurat dan handal
Menerapkan paket solusi yang terintegrasi untuk mendukung system yang aman, akurat dan handal
Memastikan diterimanya perubahan oleh pemangku kepentingan danmemberikan solusi lengkap terhadap dampak perubahan.
KEUNGGULAN SPAN:
- Integrasi data
- Secara online
- Perubahan prosedur kerja
- Adanya penyempurnaan prosedur kerja
- Perubahan system aplikasi
- Adanya penyempurnaan systemperubahan organisasi
Pilar SPAN :
- Terdapat 3 pilar yaitu:
- Penyempurnaan proses bisnis (BPI)
- Teknologi informasi
- Manajemen perubahan dan komunikasi (CMC)
Subscribe to:
Posts (Atom)





